!-- AGK TEAM META TAG --> Gubernur BOJ: Tingkat Kepercayaan Masih Tinggi ( news 16 April 2014 ) | Trading Emas Online Indonesia
Forexmart
Diberdayakan oleh Blogger.

Gubernur BOJ: Tingkat Kepercayaan Masih Tinggi ( news 16 April 2014 )

Unknown Reply 10.37.00

Gubernur Bank of Japan (BOJ), Haruhiko Kuroda, kembali menegaskan pandangan positifnya akan prospek ekonomi Jepang meskipun pasar finansial global masih belum stabil. Menurutnya pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak di sekitar pertengahan tahun karena efek kenaikan pajak penjualan akan memudar.


Kuroda menambahkan bahwa harga-harga akan meningkat seiring dengan perbaikan ekonomi yang bertahap. Pernyataan ini menegaskan pandangannya bahwa Jepang akan mencapai sasaran inflasi BOJ di level dua persen dalam jangka waktu sekitar setahun.


“Memang benar (bahwa survey Tankan yang diumumkan di awal bulan ini) memperlihatkan banyak perusahaan, terutama di antara produsen kendaraan dan penjual eceran, memiliki kekhawatiran akan prospek ekonomi,” ujar Kuroda di depan parlemen. “Namun tingkat kepercayaan masih tinggi dan rencana pengeluaran perusahaan-perusahaan untuk tahun fiscal 2014/2015 masih solid. Perusahaan-perusahaan masih memiliki harapan positif,” tambahnya.


Komentar Kuroda ini dikeluarkan sehari setelah ia bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe guna berdiskusi tentang masalah ekonomi, yang menaikkan spekulasi pasar bahwa BOJ mungkin akan ditekan untuk melanjutkan stimulus karena penguatan yen dan merosotnya saham-saham Jepang telah membuat prospek ekonomi Jepang menjadi suram.


Kuroda mencoba untuk menepis spekulasi ini, dengan memberi tahu wartawan setelah pertemuan tersebut bahwa perdana menteri tidak memintanya untuk mengambil langkah lebih lanjut terkait strategi mengakhiri deflasi.


Pejabat BOJ telah berulang-ulang memperlihatkan kepercayaan diri bahwa kenaikan  pajak yang mulai berlaku di bulan ini tidak akan memberikan efek negatif terhadap perekonomian, juga tidak akan menghambat laju inflasi seperti yang ditargetkan oleh BOJ.


Namun banyak ekonom dan trader beranggapan bahwa BOJ harus kembali melonggarkan kebijakan moneter – mungkin di bulan Juli – karena laju indeks harga konsumen kemungkinan akan melambat.


Berlawanan dengan optimisme BOJ, pemerintah Jepang justru bersiap untuk merevisi semua penilaian mereka terhadap perekonomian akibat efek kenaikan pajak penjualan, demikian dilaporkan oleh harian bisnis Nikkei.


Sumber: Reuters


Related Posts

Berita Ekonomi Terkini 5630462772700588504

Posting Komentar

Artikel Sebelumnya

Search

Kategori

STRATEGI FOREX INDONESIA

Follow Us